Unik & Menarik

Menyasar segmen menengah ke atas, Samsung mengeluarkan dua seri sekaligus, yaitu Galaxy A5 dan Galaxy A3. Dari keduanya, Galaxy A5 sudah mendarat di meja redaksi. Kayak apa ya kemampuannya? 8,5 Desain Meski sebagian orang menyebutnya iPhone look alike, seri ini tetap layak menerima pujian atas penampilannya. Cantik, anggun, elegan, dan mewah. Sebut saja padanan kata yang bisa menggambarkan keindahan Galaxy A5. Empat warna solidnya ditingkahi aksen lis halus warna logam membingkai semua siku bodi. Oya, empat warna yang disiapkan Samsung untuk Indonesia saat ini adalah hitam, putih, perak, atau emas. Unit yang Kami sendiri pegang berwarna putih. Namun terkesan ada warna warni pelanginya. Tapi yang paling menarik dari desain Galaxy A5 adalah klaim Samsung sebagai produk pertamanya yang memakai bahan logam untuk seluruh casing.

Unik & Menarik

Meski begitu, lebih baik tambahkan pelindung casing agar tetap tampak bersih. Dimensi dan bobot smartphone ini masih termasuk nyaman untuk digenggam dan ditenteng hanya dengan sebelah tangan Kami yang agak imut. Unibodi super langsing ini mengemas layar 5 inch. HD dan SAMOLED menjanjikan tampilan warna dan detil yang memanjakan mata. Dukung 10 titik sentuh, layar terasa sensitif terhadap sentuhan. Ada opsi otomatis pada brightness. Tapi menurut Kami layar masih tetap agak silau dibaca di bawah terik matahari. 8,5 Kinerja Galaxy A5 yang dibenamkan Android 4.4 KitKat, prosesor quad-core 1.2 GHz Snapdragon 410 dan prosesor grafi s Adreno 306 buatan Qualcomm dengan RAM 2 GB tampak lumayan. Berikut angka-angkanya: AnTuTu Benchmark 5.6.1 : 20025 NenaMark 2.4 : 54.4 fps Quadrant Standard 2.1.1 : 11960 Skor Quadrant meletakkan Galaxy A5 di atas HTC One X. Tapi skor AnTuTu mendorongnya di bawah Asus Zenfone 5. ROM cukup besar, 16 GB, yang seperti biasa berbagi pakai ruang kapasitasnya dengan sistem operasi.

Dukungan kapasitas untuk slot microSD pun terbilang besar banget, mencapai 64 GB. Lebih dari cukup untuk tambahan storage. Menurut representatif Samsung, saat ini Galaxy A5 belum masuk dalam daftar seri yang akan mencicipi versi Lollipop. Tapi kemungkinannya tetap terbuka. Samsung tak menyebutkan pemberian UI khusus. Tampilan jendela Home sendiri terasa sedikit berbeda dengan keberadaan jendela Flipboard. Secara default, jendela Home terdiri dari tiga jendela – termasuk jendela Flipboard tadi. Jendela bisa ditambah sampai maksimal tujuh jendela. Seperti biasa, aplikasi khas Samsung bertaburan; ada S Planner, Galaxy Apps, Galaxy Gift Indonesia, Memo, S Voice sampai Studio. Dari pihak ketiga tak begitu banyak, antara lain Flipboard, Dropbox, sampai Line. Fitur unik Samsung pun tampak, seperti Multi window; Smart alert dan Palm swipe to capture pada Motions and gestures; Easy mode; Blocking mode; Private mode; sampai Safety assistance.

Urusan baterai, Galaxy A5 juga dilengkapi fi tur pengelola baterai yang terdiri dari Power saving mode dan Ultra power saving mode. Kalau tak banyak keperluan pemakaian, pengaktifan fi tur ini cukup signifi kan menambah daya tahan baterai. Dengan desain unibodi, tak memungkinkan untuk mengotakatik baterai. Menurut catatan dari Samsung, kapasitas baterai Galaxy A5 2300 mAh. Tak besar, tapi tak kecil pula. Pada pemakaian normal, baterainya masih bisa bertahan ratarata 8 jam. Kalau dihajar sering main game, motret, atau rekam video, kudu cari colokan secepatnya atau sediakan Power Bank. Bluetooth dan WLAN Direct terasa lancar mentransfer data bolak-balik antara smartphone dan perangkat lain. Begitu pun transfer data via kabel ke komputer; handset langsung dikenali. Dukung dual GSM, kedua slotnya menggunakan format nano SIM. Hanya slot pertama yang dukung 4G; slot kedua hanya sampai 3G. Menariknya, slot kedua (yang berada di tengah slot pertama dan tombol power) adalah slot hybrid. Yaitu bisa dipakai sebagai slot SIM atau slot microSD. Satu fungsi pada satu waktu; bukan keduanya sekaligus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *